Rabu, 07 Januari 2026

Maduro Tegaskan Dirinya Masih Presiden Venezuela: “Saya Diculik Sejak 3 Januari”


New York, 6 Januari 2026 – Mantan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, kembali menegaskan bahwa ia masih menjabat sebagai Presiden Republik Venezuela saat menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Federal Manhattan, New York, Amerika Serikat (AS). Pernyataan tersebut disampaikan Maduro di hadapan hakim dalam sidang yang berlangsung pada Senin (5/1).


Dalam persidangan tersebut, Maduro yang mengenakan kemeja oranye dan celana krem menyatakan dirinya telah “diculik sejak 3 Januari” oleh pasukan AS. Ia mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan yang dilayangkan, termasuk dakwaan perdagangan narkoba, konspirasi narkoterorisme dan kepemilikan senjata api. “Saya tidak bersalah. Saya tidak bersalah,” ujar Maduro melalui penerjemah.


“Saya Presiden Republik Venezuela dan saya diculik di sini sejak 3 Januari, Sabtu. Saya ditangkap di rumah saya di Caracas, Venezuela,” lanjutnya dengan tegas di ruang sidang.


Istri Maduro, Cilia Flores, yang juga ikut ditangkap dalam operasi yang sama, turut menyatakan tidak bersalah atas dakwaan yang disampaikan jaksa. Hakim kemudian memerintahkan keduanya untuk tetap berada di balik jeruji sambil menunggu sidang selanjutnya yang dijadwalkan pada 17 Maret 2026.


Operasi militer yang memicu penangkapan Maduro dan istrinya dilakukan oleh pasukan AS pada dini hari 3 Januari di ibu kota Caracas, yang menurut laporan melibatkan serangan udara dan pengerahan kapal perang. Setelah penangkapan itu, muncul kekosongan kekuasaan di Venezuela dan pemakzulan Maduro oleh sebagian pihak di negara tersebut, yang kemudian melantik Delcy Rodríguez sebagai presiden sementara.


Langkah penangkapan Maduro mendapat reaksi beragam di kancah internasional, dengan sejumlah negara mengutuk tindakan AS dan mempertanyakan legalitas operasi tersebut. Di sisi lain, ribuan pendukung Maduro di Venezuela juga melakukan aksi protes menuntut pembebasan dan kembalinya kepemimpinannya.


Sumber:
📌 “Maduro Tegaskan Masih Presiden Venezuela: Saya Diculik Sejak 3 Januari!” — Detik News via AFP


Admin Redaksi Vox Buana berkomitmen menyajikan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang sesuai Kode Etik Jurnalistik. Hak jawab dan klarifikasi terbuka bagi semua pihak demi menjaga kredibilitas pemberitaan.